Wednesday, January 11, 2012

Faktor-faktor yang mempengaruhi atraksi interpersonal


Readers, have you ever loved someone and had a strong relationship with her/him? does something like "I love you, so love me back" ever cross your mind and you say it to your dates? If you have a yes, I bet you do not realize that you do something regarding to interpersonal attraction. So, what interpersonal attraction means? And why we have something to do with that? Here it is... my article for Media Posting. Again, sorry for the language, I use Bahasa Indonesia for this time. Take your time!

Atraksi Interpersonal
Dean C Barlund (1968): “Mengetahui garis-garis Atraksi dan pengindraan dalam Sistem sosial artinya, mampu meramalkan dari mana pesan akan muncul, kepada siapa pesan itu akan mengalir, dan lebih-lebih lagi bagaimana pesan akan diterima”. Artinya, makin tertarik kita kepada seseorang, makin besar kecenderungan kita berkomunikasi dengan dia. Kesukaan kepada orang lain, sikap positif, dan daya tarik seseorang kita sebut sebagai atraksi interpersonal.

Faktor-faktor personal yang mempengaruhi atraksi interpersonal
· Kesamaan Karakteristik Personal
Orang-orang yang memiliki kesamaan dalam nilai2, sikap, keyakinan, tingkat sosioekonomis, agama, ideologis, cenderung saling menyukai.
· Tekanan Emosional
Bila seseorang berada dalam keadaan yang mencemaskannya atau harus memikul tekanan emosional, ia akan menginginkan kehadiran orang lain.
· Harga Diri yang Rendah
Orang yang rendah hati cenderung mudah mencintai orang lain.
· Isolasi Sosial
Isolasi sosial adalah pengalaman yang tidak enak. Hal ini sesuai dengan penjelasan Gain-Loss Theory: “ pertambahan prilaku yang menyenangkan dari orang lain akan berdampak positif pada diri kita”

Faktor-faktor situasional yang mempengaruhi atraksi interpersonal
· Daya tarik fisik
Orang lebih suka berinteraksi kepada orang yang mempunyai daya tarik fisik menarik.
· Ganjaran (reward)
kita akan menyenangi orang yang memberi ganjaran kepada kita. Teori pertukaran sosial:”interaksi sosial ibarat transaksi dagang. Kita akan melanjutkan interaksi bila laba lebih banyak dari biaya”.
· Familiarity
Jika kita sering berjumpa dengan seseorang yang mempunyai kesamaan dengan kita, kita akan menyukainya.
· Kedekatan (proximity)
Orang cenderung menyenangi mereka yang tempat tinggalnya berdekatan.
· Kemampuan (competence)
Kita cenderung menyenangi orang2 yang memiliki kemampuan lebih tinggi dari kita. Seorang pakar, Aronson pernah mengatakan: orang yang paling disenangi adalah orang yang memiliki kemampuan tinggi tetapi menunjukan beberapa kelemahan.
· Penafsiran pesan dan penilaian
Jika kita menyukai seseorang kita cenderung melihat segala hal tentangnya secara positif. Jika kita membencinya, kita cenderung melihat karakternya secara negatif.
· Efektivitas komunikasi
Komunikasi interpersonal dinyatakan efektif bila pertemuan komunikasi merupakan hal yang menyenangkan bagi komunikan. Wolosin: komunikasi akan lebih efektif bila para komunikan saling menyukai

Kesimpulannya, ketika dua orang atau lebih mengekalkan hubungan interpersonalnya, mereka melalui proses saling menguntungkan satu sama lain yang dinamakan atraksi interpersonal. Adapun atraksi interpersonal itu sendiri dipengaruhi oleh faktor-faktor personal dan situasional.

See, sometimes you love someone not because you simply love him or her but you have something else to keep why you love them.

0 comments:

Post a Comment

 

BRAINADE © 2010

Blogger Templates by Splashy Templates